Surah Al-Baqarah — Ayat 3
Sapi Betina · 2:3 · 3/286
ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِٱلْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقْنَـٰهُمْ يُنفِقُونَ
Allatheena yu'minoona bilghaybiwayuqeemoona assalata wamimma razaqnahumyunfiqoon
Terjemahan ayat ini 6
Kementerian Agama RI
(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,
King Fahad Quran Complex
(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka,
Perusahaan Sabiq
(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang kami berikan kepada mereka,
Sabiq · edisi sumber
3. (Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,[6]
Catatan
[6]. Pengertian menginfakkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, usaha penyelidikan ilmiah dan lain-lain.
Kementerian Agama · edisi sumber
(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan6) sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,
Catatan
*6) Pengertian menginfakkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, riset ilmiah dan lain-lain.
King Fahad Quran Complex · edisi sumber
(yaitu) mereka yang beriman13 kepada yang gaib14, yang mendirikan salat15, dan menafkahkan sebagian rezeki16 yang Kami anugerahkan kepada mereka,
Catatan
13. Iman ialah kepercayaan yang teguh yang disertai dengan ketundukan dan penyerahan jiwa. Tanda-tanda adanya iman ialah mengerjakan apa yang dikehendaki oleh iman itu. 14. Hal yang gaib ialah yang tak dapat ditangkap oleh pancaindera. Percaya kepada yang gaib, yaitu mengiktikadkan adanya sesuatu "yang mawjud", yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindera karena ada dalil yang menunjukkan kepada adanya, seperti adanya Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, malaikat-malaikat, hari akhirat, dan sebagainya. 15. Salat (ṣalāt) menurut bahasa Arab berarti doa. Menurut istilah syarak ialah ibadah yang sudah dikenal, yang dimulai dengan takbir dan disudahi dengan salam. Salat dikerjakan untuk membuktikan pengabdian dan kerendahan diri kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā. Mendirikan salat ialah menunaikannya dengan teratur dengan melengkapi syarat-syarat, rukun-rukun, dan adab-adabnya, baik yang lahir ataupun yang batin, seperti khusyuk, memperhatikan apa yang dibaca, dan sebagainya. 16. Rezeki adalah segala yang dapat diambil manfaatnya. Menafkahkan sebagian rezeki ialah memberikan sebagian dari harta yang telah Tuhan rezekikan kepada orang-orang yang disyariatkan agama untuk memberinya, seperti orang-orang fakir, orang-orang miskin, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan lain-lain.