Surah Al-Baqarah — Ayat 211

Sapi Betina · 2:211 · 211/286

سَلْ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ كَمْ ءَاتَيْنَـٰهُم مِّنْ ءَايَةٍۭ بَيِّنَةٍ ۗ وَمَن يُبَدِّلْ نِعْمَةَ ٱللَّهِ مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُ فَإِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

Sal banee isra-eela kam ataynahummin ayatin bayyinatin waman yubaddil niAAmata Allahimin baAAdi ma jaat-hu fa-inna Allahashadeedu alAAiqab

Tilawah ayat

Terjemahan ayat ini 6

Kementerian Agama RI

Tanyakanlah kepada Bani Israil, berapa banyak bukti nyata yang telah Kami berikan kepada mereka. Barang siapa menukar nikmat Allah setelah (nikmat itu) datang kepadanya, maka sungguh, Allah sangat keras hukuman-Nya.

King Fahad Quran Complex

Tanyakanlah kepada Bani Isrā`īl, "Berapa banyaknya tanda-tanda (kebenaran) yang nyata, yang telah Kami berikan kepada mereka". Dan barang siapa yang menukar nikmat Allah setelah datang nikmat itu kepadanya, maka sesungguhnya Allah sangat keras siksa-Nya.

Perusahaan Sabiq

Tanyakanlah kepada Bani Israil, berapa banyak bukti nyata yang telah Kami berikan kepada mereka. Barangsiapa menukar nikmat Allah setelah (nikmat itu) datang kepadanya, maka sungguh, Allah sangat keras hukuman-Nya.

Sabiq · edisi sumber

211. Tanyakanlah kepada Bani Israil, berapa banyak bukti nyata yang telah Kami berikan kepada mereka. Barangsiapa menukar nikmat Allah setelah (nikmat itu) datang kepadanya, maka sungguh, Allah sangat keras hukuman-Nya.

Kementerian Agama · edisi sumber

Tanyakanlah kepada Bani Israil, berapa banyak bukti nyata yang telah Kami berikan kepada mereka. Barang siapa menukar nikmat Allah setelah (nikmat itu) datang kepadanya, maka sungguh, Allah sangat keras hukuman-Nya.

King Fahad Quran Complex · edisi sumber

Tanyakanlah kepada Bani Isrā`īl, "Berapa banyaknya tanda-tanda (kebenaran)132 yang nyata, yang telah Kami berikan kepada mereka". Dan barang siapa yang menukar nikmat Allah133 setelah datang nikmat itu kepadanya, maka sesungguhnya Allah sangat keras siksa-Nya.

Catatan

132. Yaitu tanda-tanda kebenaran yang dibawa nabi-nabi mereka, yang menunjukkan kepada keesaan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, dan kebenaran nabi-nabi itu selalu mereka tolak. 133. Yang dimaksud dengan "nikmat Allah" di sini ialah perintah-perintah dan ajaran-ajaran Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.