Surah Al-An'am — Ayat 33

Binatang Ternak · 6:33 · 33/165

قَدْ نَعْلَمُ إِنَّهُۥ لَيَحْزُنُكَ ٱلَّذِى يَقُولُونَ ۖ فَإِنَّهُمْ لَا يُكَذِّبُونَكَ وَلَـٰكِنَّ ٱلظَّـٰلِمِينَ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ يَجْحَدُونَ

Qad naAAlamu innahu layahzunuka allatheeyaqooloona fa-innahum la yukaththiboonaka walakinnaaththalimeena bi-ayatiAllahi yajhadoon

Tilawah ayat

Terjemahan ayat ini 6

Kementerian Agama RI

Sungguh, Kami mengetahui bahwa apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu (Muhammad), (janganlah bersedih hati) karena sebenarnya mereka bukan mendustakanmu, tetapi orang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.

King Fahad Quran Complex

Sesungguhnya Kami mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.

Perusahaan Sabiq

Sungguh, Kami mengetahui bahwa apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu (Muhammad), (janganlah bersedih hati) karena sebenarnya mereka bukan mendustakan engkau, tetapi orang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.

Sabiq · edisi sumber

33. Sungguh, Kami mengetahui bahwa apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu (Muhammad), (janganlah bersedih hati) karena sebenarnya mereka bukan mendustakan engkau, tetapi orang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.

Kementerian Agama · edisi sumber

Sungguh, Kami mengetahui bahwa apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu (Muhammad), (janganlah bersedih hati) karena sebenarnya mereka bukan mendustakanmu, tetapi orang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.

King Fahad Quran Complex · edisi sumber

Sesungguhnya Kami mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah469.

Catatan

469. Dalam ayat ini, Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menghibur Nabi Muhammad Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam dengan menyatakan bahwa orang-orang musyrikin yang mendustakan Nabi, pada hakekatnya adalah mendustakan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā sendiri karena nabi itu diutus untuk menyampaikan ayat-ayat Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.