Surah Al-Isra — Ayat 33
Perjalanan Malam · 17:33 · 33/111
وَلَا تَقْتُلُوا۟ ٱلنَّفْسَ ٱلَّتِى حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلْحَقِّ ۗ وَمَن قُتِلَ مَظْلُومًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهِۦ سُلْطَـٰنًا فَلَا يُسْرِف فِّى ٱلْقَتْلِ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ مَنصُورًا
Wala taqtuloo annafsa allateeharrama Allahu illa bilhaqqiwaman qutila mathlooman faqad jaAAalnaliwaliyyihi sultanan fala yusrif fee alqatli innahukana mansoora
Terjemahan ayat ini 6
Kementerian Agama RI
Dan janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah (membunuhnya), kecuali dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sungguh, Kami telah memberi kekuasaan kepada walinya, tetapi janganlah walinya itu melampaui batas dalam pembunuhan. Sesungguhnya dia adalah orang yang mendapat pertolongan.
King Fahad Quran Complex
Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar . Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.
Perusahaan Sabiq
Dan janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah (membunuhnya), kecuali dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sungguh, Kami telah memberi kekuasaan kepada walinya, tetapi janganlah walinya itu melampaui batas dalam pembunuhan. Sesungguhnya dia adalah orang yang mendapat pertolongan.
Sabiq · edisi sumber
33. Dan janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah (membunuhnya), kecuali dengan suatu (alasan) yang benar.[473] Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sungguh, Kami telah memberi kekuasaan[474 kepada walinya, tetapi janganlah walinya itu melampaui batas dalam pembunuhan. Sesungguhnya dia adalah orang yang mendapat pertolongan.
Catatan
[473]. Lihat catatan Surah Al-An'ām (6) : 151. [474]. Kekuasaan di sini ialah hal ahli waris yang terbunuh atau penguasa untuk menuntut qiṣāṣ atau menerima diat. Lihat Surah Al-Baqarah (2) : 178 dan Surah An-Nisā` (4) : 92.
Kementerian Agama · edisi sumber
Dan janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah (membunuhnya), kecuali dengan suatu (alasan) yang benar.473) Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sungguh, Kami telah memberi kekuasaan474) kepada walinya, tetapi janganlah walinya itu melampaui batas dalam pembunuhan. Sesungguhnya dia adalah orang yang mendapat pertolongan.
Catatan
*473) Lihat catatan Al-An'ām (6): 151. 474) Kekuasaan di sini ialah hak ahli waris yang terbunuh atau penguasa untuk menuntut kisas atau menerima diat. Lihat Al-Baqarah (2): 178. dan An-Nisā` (4): 92.
King Fahad Quran Complex · edisi sumber
Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar 853. Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan 854 kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.
Catatan
853. Lihat catatan kaki nomor 518. 854. Maksudnya," kekuasaan" di sini ialah hal ahli waris yang terbunuh atau penguasa untuk menuntut kisas atau menerima diat. Lihat Surah Al-Baqarah (2) ayat 178 catatan kaki nomor 111, Surah An-Nisā` (4) ayat 92 catatan kaki nomor 335.