Surah At-Tawbah — Ayat 107
Pengampunan · 9:107 · 107/129
وَٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ مَسْجِدًا ضِرَارًا وَكُفْرًا وَتَفْرِيقًۢا بَيْنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ وَإِرْصَادًا لِّمَنْ حَارَبَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ مِن قَبْلُ ۚ وَلَيَحْلِفُنَّ إِنْ أَرَدْنَآ إِلَّا ٱلْحُسْنَىٰ ۖ وَٱللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّهُمْ لَكَـٰذِبُونَ
Wallatheena ittakhathoomasjidan diraran wakufran watafreeqan baynaalmu'mineena wa-irsadan liman haraba Allahawarasoolahu min qablu walayahlifunna in aradna illaalhusna wallahu yashhadu innahum lakathiboon
Terjemahan ayat ini 6
Kementerian Agama RI
Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada yang mendirikan masjid untuk menimbulkan bencana (pada orang-orang yang beriman), untuk kekafiran dan untuk memecah belah di antara orang-orang yang beriman, serta untuk menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu. Mereka dengan pasti bersumpah, "Kami hanya menghendaki kebaikan." Dan Allah menjadi saksi bahwa mereka itu pendusta (dalam sumpahnya).
King Fahad Quran Complex
Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudaratan (pada orang-orang mukmin), untuk kekafiran, dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin, serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan rasul-Nya sejak dahulu . Mereka sesungguhnya bersumpah, "Kami tidak menghendaki, selain kebaikan". Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya).
Perusahaan Sabiq
Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada yang mendirikan masjid untuk menimbulkan bencana (pada orang-orang yang beriman), untuk kekafiran dan untuk memecah belah di antara orang-orang yang beriman, serta untuk menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu. Mereka pasti bersumpah, “Kami hanya menghendaki kebaikan.” Dan Allah menjadi saksi bahwa mereka itu pendusta (dalam sumpahnya).
Sabiq · edisi sumber
107. Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada yang mendirikan masjid untuk menimbulkan bencana (pada orang-orang yang beriman), untuk kekafiran dan untuk memecah belah di antara orang-orang yang beriman, serta untuk menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu.[378] Mereka pasti bersumpah, “Kami hanya menghendaki kebaikan.” Dan Allah menjadi saksi bahwa mereka itu pendusta (dalam sumpahnya).
Catatan
[378]. Yang dimaksud dengan “orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu” ialah seorang pendeta Nasrani bernama Abu Amir yang mereka tunggu-tunggu kedatangannya dari Syria untuk melaksanakan salat di masjid yang mereka dirikan, serta membawa tentara Romawi yang akan memerangi kaum muslimin. Tetapi Abu Amir tidak jadi datang, karena ia mati di Syria. Dan masjid yang didirikan kaum munafik itu diruntuhkan atas perintah Rasulullah-ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berkenaan dengan wahyu yang diterimanya setelah kembali dari Perang Tabuk.
Kementerian Agama · edisi sumber
Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada yang mendirikan masjid untuk menimbulkan bencana (pada orang-orang yang beriman), untuk kekafiran dan untuk memecah belah di antara orang-orang yang beriman, serta untuk menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu.378) Mereka dengan pasti bersumpah, "Kami hanya menghendaki kebaikan." Dan Allah menjadi saksi bahwa mereka itu pendusta (dalam sumpahnya).
Catatan
*378) Yang dimaksud dengan "orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu" ialah seorang pendeta Nasrani bernama Abu 'Amir yang mereka tunggu-tunggu kedatangannya dari Syria untuk melaksanakan salat di masjid yang mereka dirikan, serta membawa tentara Romawi yang akan memerangi kaum muslimin. Tetapi Abu 'Amir tidak jadi datang, karena ia mati di Syria. Dan masjid yang didirikan kaum munafik itu diruntuhkan atas perintah Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berkenaan dengan wahyu yang diterimanya setelah kembali dari perang Tabuk.
King Fahad Quran Complex · edisi sumber
Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudaratan (pada orang-orang mukmin), untuk kekafiran, dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin, serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan rasul-Nya sejak dahulu 660. Mereka sesungguhnya bersumpah, "Kami tidak menghendaki, selain kebaikan". Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya).
Catatan
660. Maksud dari orang yang telah memerangi Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā dan rasul-Nya sejak dahulu adalah seorang pendeta Nasrani bernama Abu ʻAmir yang mereka tunggu-tunggu kedatangannya dari Suriah untuk salat di masjid yang mereka dirikan itu serta membawa tentara Romawi yang akan memerangi kaum muslimin. Akan tetapi, kedatangan Abu ʻAmir ini tidak jadi karena ia mati di Syiria. Masjid yang didirikan kaum munafik itu pun diruntuhkan atas perintah Rasulullah Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam berkenaan dengan Wahyu yang diterimanya sesudah kembali dari peperangan Tabuk.