Surah An-Nisa — Ayat 101
Wanita · 4:101 · 101/176
وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِى ٱلْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَقْصُرُوا۟ مِنَ ٱلصَّلَوٰةِ إِنْ خِفْتُمْ أَن يَفْتِنَكُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱلْكَـٰفِرِينَ كَانُوا۟ لَكُمْ عَدُوًّا مُّبِينًا
Wa-itha darabtum fee al-ardifalaysa AAalaykum junahun an taqsuroo mina assalatiin khiftum an yaftinakumu allatheena kafaroo inna alkafireenakanoo lakum AAaduwwan mubeena
Terjemahan ayat ini 6
Kementerian Agama RI
Dan apabila kamu bepergian di bumi, maka tidaklah berdosa kamu meng-qasar salat, jika kamu takut diserang orang kafir. Sesungguhnya orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.
King Fahad Quran Complex
Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu men-qaṣhar salat(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.
Perusahaan Sabiq
Dan apabila kamu bepergian di bumi, maka tidaklah berdosa kamu meng-qaṣar salat, jika kamu takut diserang orang kafir. Sesungguhnya orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.
Sabiq · edisi sumber
101. Dan apabila kamu bepergian di bumi, maka tidaklah berdosa kamu meng-qaṣar salat,[218] jika kamu takut diserang orang kafir. Sesungguhnya orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.
Catatan
[218]. Menurut pendapat jumhur (umum) arti qaṣar di sini ialah salat yang empat rakaat dijadikan dua rakaat.
Kementerian Agama · edisi sumber
Dan apabila kamu bepergian di bumi, maka tidaklah berdosa kamu meng-qasar218) salat, jika kamu takut diserang orang kafir. Sesungguhnya orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.
Catatan
218) Menurut pendapat jumhur (umum) arti qasar di sini ialah salat yang empat rakaat dijadikan dua rakaat.
King Fahad Quran Complex · edisi sumber
Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu men-qaṣhar 343salat(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.
Catatan
343. Menurut pendapat jumhur, arti qaṣhar di sini ialah salat yang empat rakaat dijadikan dua rakaat. Men-qaṣhar di sini ada kalanya dengan mengurangi jumlah rakaat dari empat menjadi dua, yaitu di waktu bepergian dalam keadaan aman, dan ada kalanya dengan meringankan rukun-rukun dari yang dua rakaat itu, yaitu di waktu dalam perjalanan dalam keadaan khauf. Dan ada kalanya lagi meringankan rukun-rukun yang empat rakaat dalam keadaan khauf di waktu haḍar.