Surah Al-Kahf — Ayat 14
Para Penghuni Gua · 18:14 · 14/110
وَرَبَطْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ إِذْ قَامُوا۟ فَقَالُوا۟ رَبُّنَا رَبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ لَن نَّدْعُوَا۟ مِن دُونِهِۦٓ إِلَـٰهًا ۖ لَّقَدْ قُلْنَآ إِذًا شَطَطًا
Warabatna AAalaquloobihim ith qamoo faqaloo rabbunarabbu assamawati wal-ardilan nadAAuwa min doonihi ilahan laqad qulna ithanshatata
Terjemahan ayat ini 6
Kementerian Agama RI
dan Kami teguhkan hati mereka ketika mereka berdiri) lalu mereka berkata, "Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami tidak menyeru tuhan selain Dia. Sungguh, kalau kami berbuat demikian, tentu kami telah mengucapkan perkataan yang sangat jauh dari kebenaran."
King Fahad Quran Complex
dan Kami telah meneguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri , lalu mereka pun berkata, "Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran".
Perusahaan Sabiq
Dan Kami teguhkan hati mereka ketika mereka berdiri lalu mereka berkata, “Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi, kami tidak menyeru tuhan selain Dia. Sungguh, kalau kami berbuat demikian, tentu kami telah mengucapkan perkataan yang sangat jauh dari kebenaran.”
Sabiq · edisi sumber
14. Dan Kami teguhkan hati mereka ketika mereka berdiri[488] lalu mereka berkata, “Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi, kami tidak menyeru tuhan selain Dia. Sungguh, kalau kami berbuat demikian, tentu kami telah mengucapkan perkataan yang sangat jauh dari kebenaran.”
Catatan
[488]. Bangun dan menghadap Raja Dikyanus yang zalim dan sombong.
Kementerian Agama · edisi sumber
Dan Kami teguhkan hati mereka ketika mereka berdiri488)) lalu mereka berkata, "Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami tidak menyeru tuhan selain Dia. Sungguh, kalau kami berbuat demikian, tentu kami telah mengucapkan perkataan yang sangat jauh dari kebenaran."
Catatan
*488) Bangun dan menghadap Raja Dikyanus yang zalim dan sombong.
King Fahad Quran Complex · edisi sumber
dan Kami telah meneguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri 875, lalu mereka pun berkata, "Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran".
Catatan
875. Maksudnya, berdiri di hadapan Raja Dikyanus (Decius) yang zalim dan menyombongkan diri.